Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Banjir dan Longsor Melanda Sibolga Puluhan Kelurahan Terdampak

Skintific

Banjir dan Longsor Melanda Sibolga, Puluhan Kelurahan Terdampak

Koran Sibolga – Banjir dan Longsor Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Sibolga sejak malam hingga pagi hari menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah titik. Berdasarkan laporan awal, puluhan kelurahan terdampak dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 120 sentimeter.

Material longsor menutup beberapa ruas jalan di daerah perbukitan dan memutus akses warga untuk sementara waktu. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI-Polri telah dikerahkan ke lokasi untuk membersihkan timbunan tanah dan mengevakuasi warga yang berada di titik rawan.

Skintific

Pemerintah Kota Sibolga mengimbau warga agar tetap waspada mengingat hujan masih berpotensi turun sepanjang pekan. Posko darurat dan dapur umum telah didirikan di beberapa kelurahan untuk menampung warga yang mengungsi.


Di Tengah Banjir dan Longsor, Warga Sibolga Berjuang Menyelamatkan Harapan

Sibolga – Dari balik hujan yang tak kunjung berhenti, suara warga menyeret barang-barang terdengar di sepanjang gang yang mulai terendam. Siti Aminah, seorang ibu dua anak, hanya bisa menyelamatkan pakaian dan beberapa dokumen penting sebelum air setinggi pinggang masuk ke rumahnya.

“Kami tak sempat apa-apa, air datang cepat sekali,” katanya sambil memeluk anak bungsunya yang masih ketakutan.

Di kelurahan lain, warga bekerja sama mengevakuasi lansia dan memindahkan mereka ke posko terdekat. Longsor yang terjadi di daerah perbukitan membuat beberapa keluarga terpisah karena akses jalan tertutup material lumpur.

Namun di balik kesedihan itu, terlihat pula kehangatan solidaritas. Relawan membagikan makanan siap saji, sementara pemuda setempat membuka posko bantuan secara mandiri. Meski bencana ini memukul banyak keluarga, semangat saling membantu membuat harapan tetap menyala di Sibolga.Ini Titik Terparah Longsor Sibolga, Jumlah Korban Diduga Masih Bertambah


Baca Juga: Pea Bumbung Menunggu Uluran Tangan Negara

Mengapa Sibolga Rentan? Ini Faktor Pemicu dan Tantangan ke Depan

Banjir dan longsor yang kembali melanda Sibolga menegaskan bahwa wilayah ini memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi. Curah hujan ekstrem menjadi pemicu utama, namun para pengamat lingkungan menilai ada faktor lain yang memperburuk situasi.

Pertama, meningkatnya alih fungsi lahan di wilayah perbukitan menyebabkan lapisan tanah kehilangan daya serap dan mudah tergerus saat hujan deras. Kedua, drainase di banyak kelurahan tidak mampu menampung volume air hujan yang besar, sehingga air meluap ke pemukiman.

Selain itu, penataan permukiman yang semakin padat membuat saluran air semakin sempit. Kondisi ini mengakibatkan banjir cepat terbentuk meski hujan belum terlalu lama.

Para ahli menekankan perlunya rehabilitasi kawasan hijau, peningkatan kapasitas drainase, serta penataan ruang berbasis risiko bencana. Tanpa langkah strategis, banjir dan longsor dikhawatirkan akan terus berulang dan berdampak lebih besar di masa mendatang.

Skintific