Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific
Berita  

Harga Daging di Pasar Kramat Jati Naik Jelang Ramadan Pemkot Pastikan Kualitas Aman

Harga Daging di Pasar
Skintific

Harga Daging di Pasar Kramat Jati Naik Jelang Ramadan, Pemkot Pastikan Kualitas Aman

Koran Sibolga – Harga Daging di Pasar  Menjelang bulan suci Ramadan, harga daging sapi di pasar tradisional, khususnya di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan harga ini sudah terlihat sejak awal bulan Februari 2026, dengan harga daging sapi mencapai Rp 150.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang berkisar di angka Rp 140.000. Hal ini mengundang perhatian masyarakat, terutama mereka yang berencana menggelar hidangan khas untuk berbuka puasa.

Menanggapi fenomena ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur melalui Dinas Perdagangan setempat memastikan bahwa meski harga daging mengalami kenaikan, kualitas pasokan daging tetap terjaga dengan baik. Pemkot juga menjamin bahwa stok daging sapi di pasar tradisional dan modern selama Ramadan nanti akan tercukupi, dengan langkah-langkah pengawasan ketat untuk mencegah adanya penimbunan atau pengurangan kualitas barang.

Skintific

Kenaikan Harga Daging Menjelang Ramadan

Kenaikan harga daging sapi di Pasar Kramat Jati bukanlah hal yang baru menjelang Ramadan. Tradisi permintaan yang lebih tinggi, terutama untuk persiapan hidangan berbuka dan sahur, sering kali menyebabkan lonjakan harga di pasar. Selain itu, faktor distribusi dan peningkatan permintaan dari berbagai daerah juga turut mempengaruhi harga di tingkat pasar.

Salah satu pedagang daging di Pasar Kramat Jati, Siti Marni (42), mengungkapkan bahwa permintaan yang tinggi menjelang Ramadan selalu berdampak pada harga daging. “Setiap tahun harga daging naik menjelang Ramadan, biasanya karena permintaan yang meningkat. Kami pedagang hanya bisa mengikuti harga pasar, tetapi kualitas tetap kami jaga,” ujarnya.

Namun, meski harga mengalami kenaikan, masyarakat tetap antusias untuk membeli daging, karena bahan pangan ini merupakan salah satu komoditas utama untuk berbagai hidangan khas Ramadan, seperti rendang, sate, dan sop.Harga Daging Sapi Terus Naik Jelang Ramadan, Pasokan di Pasar Tradisional  Kian Tipis

Baca Juga: Pelayanan Humanis di DPR Polda Metro Bagikan Air Mineral ke Massa Guru

Pemkot Pastikan Stok dan Kualitas Daging Terjaga

Berkaitan dengan kenaikan harga daging, Kepala Dinas Perdagangan Kota Jakarta Timur, Andi Saputra, menegaskan bahwa Pemkot Jakarta Timur telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi agar harga daging tetap terjangkau dan kualitasnya terjaga. Pemkot bekerja sama dengan supplier daging yang telah terverifikasi untuk memastikan pasokan tetap lancar dan terhindar dari penimbunan yang dapat merugikan konsumen.

“Kami memastikan bahwa pasokan daging untuk bulan Ramadan nanti akan cukup, dan kualitasnya tetap terjaga.

Kualitas Daging Terjamin dengan Pemeriksaan Rutin

Selain itu, petugas juga memeriksa kondisi penyimpanan daging, baik di tempat jual maupun di kendaraan pengangkut, untuk memastikan daging tetap dalam kondisi baik dan layak konsumsi.

“Kami terus melakukan pemeriksaan ketat terhadap daging sapi yang masuk ke pasar. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan daging yang aman dan berkualitas,” jelas Kepala DKPKP Jakarta Timur, Rina Pramesti.

Respons Masyarakat terhadap Kenaikan Harga

Masyarakat di Pasar Kramat Jati, meskipun mengeluhkan kenaikan harga, menyadari bahwa hal tersebut adalah fenomena tahunan yang sulit dihindari. Beberapa warga yang ditemui di pasar mengungkapkan bahwa mereka tetap membeli daging sapi meskipun harga lebih tinggi, dengan harapan dapat menyajikan hidangan istimewa saat berbuka puasa.

Skintific