Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Jasad Santri Dayah MUDI dan Murid SD Ditemukan di Persawahan

Jasad Santri Dayah MUDI
Skintific

Jasad Santri Dayah MUDI dan Seorang Murid SD Ditemukan di Area Persawahan, Warga Geger

Koran Sibolga – Jasad Santri Dayah MUDI Warga di sebuah desa pedalaman di Kabupaten Bireuen dikejutkan oleh penemuan dua jasad yang ditemukan terpisah di area persawahan pada Senin pagi. Kedua korban diketahui merupakan seorang santri Dayah MUDI dan seorang murid sekolah dasar yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarga.

Penemuan jasad ini membuat suasana desa mendadak mencekam. Warga yang sedang beraktivitas di sawah awalnya melihat benda mencurigakan di tepian pematang, sebelum akhirnya memastikan bahwa itu adalah tubuh manusia.

Skintific

Dua Korban Ditemukan di Lokasi Berbeda

Menurut keterangan warga, jasad santri Dayah MUDI ditemukan lebih dulu oleh seorang petani yang sedang meninjau lahan. Sementara itu, tak jauh dari lokasi pertama, warga lain menemukan jasad seorang murid SD dalam kondisi serupa.

“Kami kaget sekali. Pagi-pagi sudah heboh karena ada dua penemuan jasad. Biasanya kawasan ini sepi, tidak pernah ada kejadian seperti ini,” kata salah satu warga yang ikut membantu proses evakuasi.

Kedua korban langsung dievakuasi ke puskesmas setempat untuk pemeriksaan medis awal sebelum dibawa ke rumah duka.Polres Pidie Jaya dan Tim Gabungan Temukan Santri yang Hanyut di Jangka  Buya | Selatan Update

Baca Juga: Pertamina Jaga Suplai BBM ke Aceh

Keluarga Sudah Mencari Sejak Kemarin

Pihak keluarga mengaku telah mencari kedua anak tersebut sejak kemarin setelah keduanya tidak pulang ke rumah. Mereka sempat menyusuri sejumlah lokasi yang mungkin dikunjungi korban, namun pencarian tak membuahkan hasil hingga warga menemukannya pagi ini.

“Kami tidak menyangka akan menemukan mereka dalam kondisi seperti ini,” ujar salah satu anggota keluarga dengan suara terbata-bata.

Jasad Santri Dayah MUDI Penyebab Kematian Masih Diselidiki

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kematian kedua anak tersebut. Namun, pihak kepolisian menyatakan semua kemungkinan masih terbuka.

“Masih terlalu dini untuk memastikan penyebabnya. Kami sedang mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil visum,” ujar seorang petugas yang berada di lokasi.

Warga Minta Keamanan Lebih Ditingkatkan

Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran mendalam di tengah masyarakat. Banyak warga meminta aparat memperketat keamanan, terutama mengingat kedua korban merupakan anak-anak.

“Kami takut kejadian seperti ini terulang. Anak-anak di desa ini biasa pergi sekolah atau mengaji tanpa ditemani orang tua,” ucap seorang tokoh masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendalaman dan meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum hasil investigasi resmi diumumkan.

Skintific