Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Ketua DPD PDIP Sumut Turun ke Ladang-ladang Toba Hingga Hampir Malam, Bantu Petani Jagung Pioner 32

Skintific

Ketua DPD PDIP Sumut Turun ke Toba Bantu Petani Jagung

Koran Sibolga – Ketua DPD PDIP Sumut Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, masih tampak menyusuri jalanan desa, memasuki lorong-lorong hamparan ladang jagung. Ia tak sekadar hadir sebagai pejabat politik, melainkan sebagai bagian dari masyarakat yang ingin bergerak nyata untuk petani.

Langkah Nyata di Tengah Ladang

Beberapa hari terakhir, Rapidin telah mengintensifkan kegiatan turun ke desa-desa di kawasan Toba. Ia tak hanya bertemu petani — tetapi ikut menyusuri lahan, meninjau kondisi tanah, dan berdialog langsung tentang kendala yang mereka hadapi.

Skintific

Dalam agenda tersebut, PDIP Sumut menyiapkan 5 ton benih jagung Pioner P‑32 yang akan langsung dibagikan ke petani di sekitar Toba.  Rapidin menyatakan bahwa distribusi benih ini bukan karena keinginannya sebagai politisi, melainkan karena permintaan dari para petani yang sudah lama menyampaikan kebutuhan tersebut.

Ia menyebut bahwa total lahan yang siap ditanami tersebar di 10 kabupaten/kota dengan luas sekitar 334 hektare; dan setiap hektar membutuhkan sekitar 15 kg benih — sehingga kebutuhan benih mencapai sekitar 5 ton.

Perkuat Marhaen Penopang Bangsa: Ketua DPD PDIP Sumut Bantu Benih Jagung  Pioner ke Petani di Toba - Tribun-medan.com

Baca Juga: Kebakaran di Asia Mega Mas Sukaramai Tadi Malam, 12 Rumah Ludes Terbakar, Apa Penyebab Kebakaran?

Baksos di Toba: Pupuk dan Benih dalam Satu Paket

Tak cukup hanya benih, Rapidin dan tim juga membawa paket bahan pertanian lain. Di Desa Aek Gurgur, Kecamatan Tampahan, pembagian berlangsung dengan semangat kolaboratif antara PDIP Sumut dan pengurus DPC Toba.

Dalam kegiatan itu, diserahkan:

5 ton pupuk Phonska

1 ton pupuk Urea

300 kg benih jagung Pioner P‑32

Acara tersebut dihadiri pula oleh pengurus partai, pemerintah daerah setempat seperti Bupati Toba Poltak Sitorus, dan kader partai di wilayah.

Dalam sambutannya, Rapidin mengajak petani untuk memanfaatkan setiap jengkal tanah agar produktif:

Tanah subur ini harus menghasilkan, tidak boleh dibiarkan begitu saja … tanamlah apa saja, terutama tanaman pendamping beras seperti jagung.”

Ketua DPD PDIP Sumut Makna Politik & Sosial dari Aksi di Lapangan

Aksi Rapidin ini menyiratkan sejumlah makna strategis:

Dekat dengan basis rakyat. Dalam politik, turun langsung ke desa bukan sekadar simbol — tetapi cara membuktikan bahwa partai hadir di tengah tantangan petani.

Pemenuhan aspirasi konkret. Langkah membawa benih dan pupuk merespon keluhan langsung dari petani tentang kelangkaan sumber daya pertanian.

Pendorong ketahanan pangan lokal. Dengan mendorong penanaman jagung di lahan-lahan yang tersedia, PDIP mencoba memperkuat basis pangan alternatif di luar beras.

Penegasan identitas partai peduli petani. Bagi PDIP, aksi semacam ini selaras dengan citra politik pro-rakyat dan penguatan basis akar rumput.

Tantangan & Harapan ke Depan

Pemerataan distribusi: memastikan benih dan pupuk benar-benar sampai kepada petani yang berhak.

Dampak jangka panjang: keberlanjutan pasokan, pendampingan teknis, serta pembinaan agar petani tak sekadar menerima bantuan sekali-­kali.

Sinkronisasi kebijakan pemerintah: agar program seperti ini tak tumpang tindih atau justru konflik dengan program daerah atau nasional.

Evaluasi hasil produksi: apakah benih Pioner P‑32 menghasilkan panen sesuai harapan di kondisi lokal (iklim, kualitas tanah, teknik tanam).

Skintific