1. Mahasiswa UNIVA Bawa Inovasi ke Pelosok Sergai, Polres Sergai Apresiasi dan Beri Dukungan Penuh
Koran Sibolga Mahasiswa UNIVA Serdang Bedagai Kelompok mahasiswa Universitas Al-Washliyah (UNIVA) Medan menorehkan kiprah positif di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dengan mengusung sejumlah inovasi ke desa-desa terpencil dalam program pengabdian masyarakat. Inovasi yang dibawa berkisar pada teknologi tepat guna, pengelolaan sampah, hingga pendidikan digital.
Menariknya, langkah mulia ini mendapat dukungan penuh dari Polres Sergai. Kapolres Sergai mengapresiasi semangat mahasiswa yang turut membangun daerah lewat pendekatan edukatif dan aplikatif.
“Kami sangat mendukung. Mahasiswa adalah agen perubahan, dan kehadiran mereka di pelosok menjadi penyemangat bagi masyarakat desa,” ujar AKBP Oxy Yudha Pratesta, Kapolres Sergai.
2. Mahasiswa UNIVA Mengabdi di Desa-Desa Sergai, Polres Turut Dampingi dan Fasilitasi
Dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa dari Universitas Al-Washliyah membawa berbagai inovasi ke masyarakat pelosok Serdang Bedagai. Mulai dari alat pertanian sederhana berbasis tenaga surya, pemanfaatan limbah rumah tangga, hingga pelatihan literasi digital bagi ibu-ibu PKK.
Polres Sergai tidak tinggal diam. Selain memberi pengamanan dan logistik, personel Polres juga ikut serta dalam beberapa kegiatan sosial dan edukatif, seperti penyuluhan hukum dan program anti-narkoba.
Baca Juga: Ada Gempa Politik, Reaksi Rocky Gerung Usai Tom Lembong dan Hasto Dibebaskan: Resonansinya di Solo
3. Mahasiswa UNIVA Bawa Teknologi Sederhana ke Pedesaan Sergai, Polres: Ini Sinergi yang Positif!
Desa-desa terpencil di Sergai kini tak lagi ketinggalan informasi dan teknologi. Hal ini berkat kontribusi mahasiswa UNIVA yang mengenalkan alat filter air murah, sistem irigasi mini, dan edukasi digital untuk anak-anak sekolah dasar.
Polres Sergai menyambut baik kehadiran para mahasiswa ini dengan memberi dukungan fasilitas dan kemudahan akses ke lokasi pengabdian. Sinergi antara kampus dan aparat keamanan ini dianggap menjadi model kolaborasi yang perlu diperluas ke daerah lain.
4. Polres Sergai Dukung Mahasiswa UNIVA Bawa Inovasi, Warga Desa Sambut Antusias
Kehadiran mahasiswa UNIVA di desa-desa terpencil di Sergai disambut hangat oleh warga. Mereka membawa solusi nyata atas persoalan yang dihadapi masyarakat, seperti pengolahan sampah organik menjadi kompos, pemanfaatan limbah plastik, hingga pelatihan UMKM berbasis digital.
Polres Sergai memberikan pengawalan dan support penuh agar kegiatan para mahasiswa berlangsung aman dan lancar. Beberapa desa bahkan telah mengadopsi alat yang dibawa mahasiswa secara permanen.
5. Inovasi Mahasiswa UNIVA Warnai Pelosok Sergai, Polres Ikut Dampingi Program Edukasi
Sebagai bagian dari program Kampus Merdeka, mahasiswa UNIVA Medan terjun langsung ke pelosok Sergai untuk menjalankan proyek inovatif berbasis lokal. Salah satunya adalah membuat bank sampah berbasis digital, pelatihan e-commerce untuk pelaku UMKM desa, dan program taman baca mobile.
Polres Sergai turun tangan bukan hanya sebagai pengaman, tapi juga sebagai kolaborator. Personel kepolisian bahkan memberikan materi penyuluhan hukum dan bahaya hoaks di media sosial. Kolaborasi ini menciptakan model pembangunan berbasis edukasi dan keamanan.
6. UNIVA Bersama Polres Sergai Hadirkan Inovasi di Desa: Dari Energi Terbarukan Hingga Edukasi Digital
Inovasi mahasiswa UNIVA tidak hanya soal teknologi, tapi juga pemberdayaan masyarakat. Di beberapa desa Sergai, mereka mengenalkan lampu tenaga surya rakitan lokal, pelatihan desain kemasan produk UMKM, hingga digitalisasi data RT.
Kapolres Sergai menyatakan bahwa inisiatif seperti ini layak mendapat dukungan berkelanjutan, karena selain membawa manfaat ekonomi, kegiatan mahasiswa juga menanamkan nilai-nilai positif pada generasi muda di desa.
7. Bantu Desa di Sergai Lewat Inovasi Ramah Lingkungan, Polisi Beri Ruang dan Dukungan
Dalam semangat menciptakan keberlanjutan, mahasiswa UNIVA hadir ke desa-desa di Sergai dengan membawa inovasi ramah lingkungan, seperti biopori, pupuk organik dari limbah rumah tangga, dan komposter sederhana.
Polres Sergai memfasilitasi lokasi, logistik, hingga penyuluhan terkait keamanan lingkungan dan penyalahgunaan lahan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa antara pendidikan tinggi dan aparat negara bisa bersinergi membangun desa.
8. & Polres Sergai Bekerja Sama Dorong Literasi Teknologi di Pelosok
Kegiatan tak hanya fokus pada pembangunan fisik dan pertanian, tapi juga pemberdayaan digital. Di beberapa desa, mereka mengadakan pelatihan smartphone untuk lansia, kelas media sosial untuk pelaku UMKM, dan edukasi keamanan siber untuk pelajar.
Polres Sergai memberikan dukungan dengan menyediakan fasilitas dan menghadirkan tim IT dari satuan siber untuk ikut memberikan pemahaman tentang etika bermedia digital.
